topmetro.news, Humbahas – Dalam kurun waktu sepekan, Kabupaten Humbang Hasundutan menghadapi rentetan peristiwa kebakaran yang terjadi pada lahan dan rumah warga, yang meninggalkan kerugian besar, sekaligus menguji kesiapsiagaan petugas pemadam kebakaran yang berjibaku di berbagai lokasi.
Kebakaran pertama tercatat pada Sabtu, 24 Januari 2026, ketika kobaran api membakar lahan di kawasan sekitar Kantor Bupati Humbang Hasundutan, tepatnya di Desa Pakkat, Kecamatan Doloksanggul. Mendapat laporan dari Ketua TP PKK Humbahas Erma Oloan P Nababan, petugas pemadam kebakaran langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Kemudian, Senin, 26 Januari 2026, tragedi kebakaran rumah terjadi di Desa Sihar Julu, Kecamatan Lintongnihuta. Rumah milik Binarto Sihombing/Dosni Br Sinaga hangus dilalap si jago merah. Sebanyak satu unit rumah beserta seluruh isinya, termasuk satu unit sepeda motor, hangus. Kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta. Dalam upaya pemadaman dan mencegah api merembet ke rumah warga lainnya, tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
Kebakaran juga terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026, di Desa Habinsaran, Kecamatan Parlilitan. Kebakaran lahan yang terjadi di wilayah tersebut menghanguskan kurang lebih lima hektar lahan, memperpanjang daftar wilayah terdampak kebakaran.
Rentetan kebakaran berlanjut pada Rabu, 28 Januari 2026. Pada hari yang sama, dua peristiwa kebakaran lahan terjadi di wilayah berbeda. Kebakaran pertama terjadi di Jalan Parlilitan, Desa Hutagurgur, Kecamatan Doloksanggul, yang menghanguskan sekitar dua hektar lahan sebelum berhasil dipadamkan petugas. Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Desa Purba Baringin, Dusun Jaga Payung, Kecamatan Pakkat, dengan luas lahan terbakar mencapai kurang lebih tujuh hektar.
Rentetan kebakaran tersebut ditutup dengan kejadian yang terjadi larut malam, pada Kamis, 29 Januari 2026, sekitar pukul 23.16 WIB. Petugas menerima laporan dari masyarakat mengenai kebakaran rumah di Desa Simangaronsang, Kecamatan Doloksanggul. Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran langsung meluncur ke lokasi. Akibat kejadian ini, satu unit dapur rumah milik M Purba hangus terbakar, dengan kerugian ditaksir Rp10 juta.
Serangkaian peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi seluruh lapisan masyarakat akan tingginya potensi kebakaran, baik lahan maupun permukiman. Pemkab Humbang Hasundutan bersama petugas pemadam kebakaran mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap aktivitas pembakaran lahan dan kondisi instalasi listrik di rumah.
Pemkab Humbang Hasundutan melalui Satpol PP, Bidang Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran Humbahas menegaskan kesiapsiagaan penuh dengan layanan siaga 24 jam guna merespons setiap laporan kebakaran yang terjadi di wilayah Humbang Hasundutan.
reporter | SM Pakpahan

